http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Boeing Hilangkan Pengamanan 737 MAX yang Ada pada Versi Jet Militer

Washington DC - Para insinyur Boeing yang merancang sistem pengendalian penerbangan pada pesawat 737 MAX, diketahui telah menghilangkan opsi pengamanan yang terdapat pada versi awal sistem yang sama, yang disertakan di dalam produk Boeing untuk jet tanker militer.

Informasi tersebut diungkapkan sejumlah sumber yang memahami isu ini seperti dilansir media terkemuka Amerika Serikat, The Wall Street Journal (WSJ), dan dilansir Reuters, Senin (30/9/2019).

Dilaporkan WSJ bahwa insinyur Boeing menciptakan sistem pengendalian penerbangan yang disebut Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS) sekitar lebih dari satu dekade lalu, untuk diterapkan pada pesawat militer jenis pengisi bahan bakar.


Sistem MCAS itu, sebut WSJ, dirancang untuk mengandalkan input dari banyak sensor dan dengan daya terbatas untuk menggerakkan hidung pesawat.

Disebutkan salah satu sumber yang memahami sistem MCAS, seperti dikutip WSJ, bahwa pendekatan ini diambil demi melindungi pesawat dari kekeliruan sistem atau dari situasi yang membuat pilot kehilangan kendali.

Namun pada praktiknya, hal yang bertolak belakang terjadi pada Boeing 737 MAX -- yang juga dilengkapi sistem MCAS -- yang dipakai Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302. Sistem MCAS versi Boeing 737 MAX mengandalkan input hanya dari salah satu dari dua sensor yang mengukur sudut hidung pesawat saat mengudara.



Sumber: Detik.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...